Multi Supranatural Of Java

Estineng Cipto Marganing Mulyo

Senin, 30 Mei 2011

Arca Roro Jonggrang Keluarkan Cahaya Kemerahan

Jika berkunjung kecandi Prambanan jangan lupa memperhatikan arca Roro Jonggrang yang berada di kompleks candi kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini. Konon, arca yang diam membisu itu menyimpan kekuatan magis. Bila bulan purnama tiba, patung tersebut akan memancarkan sinar kemerah-merahan. Benarkah?

Pelataran kompleks candi Prambanan sejak jaman dulu dikenal sangat indah saat bulan purnama menaungi dengan cahaya malamnya. Saat itulah waktu paling tepat bagi para lelaku untuk menggelar ritual baik di pelataran maupun di beberapa gugusan candi yang dia anggap paling cocok untuk tempat ngalab. Paling banyak didatangi masyarakat pada malam terang itu, biasanya gugusan yang ada di dekat arca Roro Jonggrang.

Di sini keajaiban alam akan terjadi. Tanpa sebab yang pasti, setiap kali arca Roro Jonggrang disinari bulan purnama akan mengeluarkan cahaya kemerah-merahan yang dipercaya sebagai pancaran aura. Setiap saat perjaka atau gadis yang belum menikah akan memburu sinar tersebut untuk mendapatkan tuahnya. Konon, aura arca ampuh membikin bujang gampang mendapatkan jodoh.

Sabtu, 28 Mei 2011

Kartasura, Mata Rantai yang Terlupakan

 
Sejarah mencatat, Keraton Kartasura pernah menjadi pusat pemerintahan negara Mataram. Namun, kini kondisinya tak lebih dari tembok tua yang menunggu hancur.

Ferdinand

BEGITULAH nasib Keraton Kartasura saat ini. Tak ada lagi bangunan istana megah di sana. Satu-satunya yang tersisa di lahan seluas 2 hektare di Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, itu hanyalah Benteng Sri Manganti.

Kendati relatif masih utuh, kondisi tembok batu bata setinggi 3 meter dengan tebal setengah meter itu memprihatinkan. Tanaman merambat dan lumut merayapi badannya. Beberapa bagian dinding bahkan ambrol termakan usia dan diterjang akar liar.Dulunya, Keraton Kartasura dibangun sangat megah. Buku Babad Tanah jawi menggambarkan kompleks ini sangat kokoh. Bentengnya saja dibuat dua lapis, yakni Baluwarti di bagian terluar dan Sri Manganti pada bagian dalam.Di sekeliling Benteng Baluwarti terdapat parit lebar berair dan tanaman semak berduri sebagai alat pertahanan. Namun kini benteng Baluwarti sudah hancur, hanya sekitar 100 meter yang masih berdiri, selebihnya telah menjelma jadi permukiman warga.Di dalam benteng Sri Manganti terdapat bangunan utama keraton, masjid agung, gedong obat tempat menyimpan mesiu, dan sejumlah bangunan pendukung lain. Di sisi utara benteng terdapat alun-alun dan taman kerajaan yang kini dikenal dengan nama Gunung Kunci.

Keraton Kartasura dibangun sekitar 1680 pada masa pemerintahan Raja Mataram, Sunan Amangkurat II. Karena sang raja tidak berkenan lagi kembali ke Keraton Pleret di Kota Gede, Yogyakarta, setelah diporakpo-randakan pasukan pemberontak pimpinan Raden Trunajaya dari Sampang, Madura.Sunan Amangkurat II juga yang mengganti namanya dari Wonokerto menjadi Kartasura. Sekaligus memindahkan Ibu Kota Negara Mataram ke tempat ini. Lebih kurang 23 tahun lamanya Sunan Amangkurat II Bertakhta di Keraton ini. Se-peninggalnya, Pemerintahan diteruskan Putranya, Pangeran Adipati Anom.

Namun, itu tidak berlangsung lama. Pertikaian dengan Pamannya, Pangeran Puger, yang kemudian dinobatkan sebagai Sunan Paku Buwono I memaksanya kehilangan Takhta. Ketika Paku Buwono I Wafat pada sekitar 1719, tampuk Pemerintahan diteruskan Putranya yang bergelar Susuhunan Prabu Amangkurat. Ia Wafat pada 1727 dan digantikan Putranya, Pangeran Prabayasa, yang bergelar Sunan Paku Buwono II.Pada masa emerintahan Paku Buwono II inilah terjadi kehancuran Keraton Kartasura sebagai akibat pemberontakan yang dilakukan RM Garedhi, cucu Sunan Amangkurat III, yang bekerja sama dengan, warga Tionghoa.

Dengan menyimak sejarah panjang tersebut, tidak salah kiranya jika Keraton Kartasura disebut sebagai salah satu simpul penting sejarah perjalanan bangsa. Sayang, kini kompleks bangunan yang sepeninggal Paku Buwono II difungsikan sebagai kompleks pemakaman ini cenderung terlupakan."Dan sejak Paku Buwono X wafat, tidak ada lagi yang memperhatikan tempat ini," kata Haris, abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang dipercaya menjadi juru kunci benteng, Kamis (11/3).Selaku orang yang mendapatkan kepercayaan, Haris mengaku teiah berupaya sekuat mungkin untuk merawatnya. Namun, karena keterbatasan dana, ia tidak bisa berbuat banyak.

"Selama ini biaya perawatan hanya mengandalkan sumbangan dari pengunjung dan peziarah. Ada juga bantuan dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah, Rp200 ribu setiapbulan," kata Haris.Pemasukan tefsebut, menurut Haris, hanya cukup untuk membiayai perawatan ringan. Terlebih sejak 2005 pihak Keraton Surakarta tidak lagi mengizinkan ada aktivitas ziarah malam Jumat ke tempat ini. Praktis, pemasukan yang didapatkan menurun tajam."Pendopo yang dibangun Paku Buwono X itu, kondisinya sudah sangat parah. Namun, apa boleh buat, tidak ada dana untuk memperbaikinya," kata Haris sembari menunjuk sebuah bangunan pendopo kecil di tengah benteng.

Kondisi bangunan yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah tinggal Haris itu memang sudah parah. Lantainya yang terbuat dari semen dan batu bata sudah pecah di sana-sini. Kerangka kayu penyangga atapnya sudah mulai miring, sebagian Sudah dimakan rayap. Padahal, bangunan itu masih sering digunakan peziarah.Keprihatinan terhadap nasib Keraton Kartasura disuarakan budayawan Solo, Winarso Ka-linggo. Sebagai salah satu jejak sejarah, menurut Ketua Komite Museum Radyapustaka Solo ini, semestinya bukan hanya pihak keraton yang memiliki tug.is merawatnya, melainkan juga pemerintah.

Sejarawan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Soedarmono justru melihat nasib Keraton Kartasura saat ini tidak terlepas dari naluri siklus sumbu pendek yang dianut Dinasti Mataram dan keturunannya. Berdasar siklus tersebut, saat memasuki usia 250 tahun, lokasi kerajaan harus berpindah ke tempat yang baru. Lokasi yang lama ditinggalkan begitu saja dan digunakan sebagai permakaman.Kalau dihitung dari saat pendirian Keraton Kartasura hingga Keraton Surakarta, siklus itu terbukti benar. Begitu pula dengan rentang waktu dari Keraton Pleret di Kota Gede dengan Keraton Kartasura. "Nah, mengapa Keraton Surakarta masih ada sampai saat ini? Itu karena saat memasuki siklus tersebut di disongsong zaman kemerdekaan Republik Indonesia," kata Soedarmono.Ia menambahkan, kendati secara tradisi bisa diterima, dari sisi sejarah semestinya Keraton Kartasura tetap dipertahankan dan dilestarikan. Karena bagaimanapun dia merupakan jejak sejarah. (N-4)ferdinan@mediaindonesia.com

Entitas terkaitBaluwarti | BEGITULAH | Bentengnya | Berdasar | Ferdinand | Gunung | Haris | Jawa | Kabupaten | Kecamatan | Kelurahan | Kendati | Keprihatinan | Kerangka | Keraton | Kondisi | Lantainya | Lokasi | Pangeran | Pemasukan | Pendopo | Pertikaian | Raja | Republik | RM | Sejarah | Sejarawan | Sekaligus | Selaku | Tanaman | Terlebih | Terlupakan | Winarso | Wonokerto | Benteng Baluwarti | Benteng Sri | Dinasti Mataram | Keraton Kartasura | Keraton Pleret | Keraton Surakarta | Kota Gede | Mata Rantai | Negara Mataram | Pangeran Adipati | Raden Trunajaya | Solo Soedarmono | Sri Manganti | Sunan Amangkurat | Susuhunan Prabu | Buku Babad Tanah | Keraton Kasunanan Surakarta | Paku Buwono II | Paku Buwono X | Sunan Amangkurat II | Sunan Paku Buwono | Universitas Sebelas Maret | Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala | Ketika Paku Buwono I | Sunan Paku Buwono I | Ketua Komite Museum Radyapustaka Solo

Ringkasan Artikel Ini

Ia wafat pada 1727 dan digantikan putranya, Pangeran Prabayasa, yang bergelar Sunan Paku Buwono II.Pada masa pemerintahan Paku Buwono II inilah terjadi kehancuran Keraton Kartasura sebagai akibat pemberontakan yang dilakukan RM Garedhi, cucu Sunan Amangkurat III, yang bekerja sama dengan, warga Tionghoa. Sayang, kini kompleks bangunan yang sepeninggal Paku Buwono II difungsikan sebagai kompleks pemakaman ini cenderung terlupakan."Dan sejak Paku Buwono X wafat, tidak ada lagi yang memperhatikan tempat ini," kata Haris, abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang dipercaya menjadi juru kunci benteng, Kamis (11/3).Selaku orang yang mendapatkan kepercayaan, Haris mengaku teiah berupaya sekuat mungkin untuk merawatnya. Sejarawan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Soedarmono justru melihat nasib Keraton Kartasura saat ini tidak terlepas dari naluri siklus sumbu pendek yang dianut Dinasti Mataram dan keturunannya. Lokasi yang lama ditinggalkan begitu saja dan digunakan sebagai permakaman.Kalau dihitung dari saat pendirian Keraton Kartasura hingga Keraton Surakarta, siklus itu terbukti benar.

Jumat, 27 Mei 2011

Sumpah Palapa Gajah Mada

Untuk mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, sama ingsun amukti palapa.      

Mengerikan betul sumpah yang diucapkan Gajah Mada di depan Bale Manguntur ketika dilakukan pelantikannya menjadi Sang Mahapatih Majapahit mendampingi Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa. Sumpah ini kemudian terkenal dengan Sumpah Palapa. Bagaimana tidak, negarawan sejati ini bersumpah tidak akan bersenang-senang dalam puasa tanpa ujung sebelum seluruh Nusantara berada di bawah kebesaran Majapahit.

Membaca biografinya yang ditulis dalam bentuk novel sejarah oleh Langit Kresna Hadi (Gajah Mada: Hamukti Palapa, Solo: Tiga Serangkai), terbayang di benak saya figur seorang Gajah Mada yang baginya kepentingan negara ditempatkan diatas kepentingan pribadi dan kelompok. Ia rela membunuh bibit-bibit yang bisa mengacaukan langgengnya pemerintahan kelak. Bahkan kalau perlu, ia bisa mencabut nyawanya sendiri demi kepentingan negara. Saya menduga, kasus Perang Bubat diujung kejayaan Majapahit yang merenggangkan hubungannya dengan Prabu Brawijaya juga didasari oleh kepentingan negara tersebut.

Satu pertanyaan penting di benak saya ketika menyusuri figur Gajah Mada. Apa yang menyebabkan Gajah Mada mampu mengemban sumpahnya? Konsep dan prinsip hidup seperti apa yang mendasari Gajah Mada bersumpah seperti itu? Mungkin salah satu sebabnya bisa dipetik dari konsep anehnya mengenai Wanita. Berikut kutipan dialog antara Gajah Mada dengan Mahapatih Arya Tadah tentang isteri. Meskipun ini hanya rekaan fiksi, tetapi tentunya Pak Langit telah melakukan riset sehingga konsep Gajah Mada tentang wanita sangat masuk akal dengan sumpah palapa-nya.




 

Kamis, 26 Mei 2011

Sungai Bengawan Solo


Sungai Bengawan Solo memilki banyak sejarah yang dap
at menarik perhatian banyak orang, terutama dengan panjangnya yang mencapai 548,53 km. Sungai ini menyusuri dua provinsi, yaitu provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sungai ini sering dijadikan oleh para wisatawan sebagai salah satu tujuan objek wisatanya. Mulai dari mengarung menggunakan perahu getek bambu seperti kisah sejarah yang dilakukan oleh Joko Tingkir pada jaman dahulu. Sungai ini melewati beberapa ibu kota yaitu Wonogiri, Pacitan, Sukoharjo, Klaten, Solo, Ngawi, Blora, Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan berakhir muara di Gresik.

Menurut sejarah jaman dulu, Bengawan Solo bermuara di wilayah Gunung Kidul, tepatnya di tepi pantai Sadeng. Namun karena pergeseran bumi yang mengakibatkan pulau Jawa terangkat dan  aliran dari bengawan Solo berbelok ke arah utara. Bukti tersebut masih ada di Gunung Kidul walaupun sekarang menjadi daerah batuan kapur. Bengawan Solo merupakan sumber kehidupan yang sangat penting. Terbukti di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo banyak sekali ditemui situs-situs hasil peninggalan purbakala seperti penemuan fosil manusia purba. Diantaranya di temukan di daerah desa Trinil, kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sangiran dan Ngandong Surakarta Jawa Tengah. Dan sekarang di daerah Sragen karisidenan Surakarta terdapat museum peninggalan jaman prasejarah Sangiran.
Getek di Bengawan Solo

Sungai Bengawan Solo juga semakin terkenal dengan adanya lagu berjudul "Bengawan Solo", karya Gesang. Para wisatawan dapat menikmati keindahan sungai Sengawan Solo, dengan menyewa perahu getek yang di sewakan oleh warga sekitar yang biasa digunakan untuk menjala ikan. Tarifnya pun tentu disesuaikan dengan jarak tempuh. Dengan menaiki perahu getek kita dapat melihat tebing-tebing yang indah disisi-sisi sungai, dan pepohonan yang rimbun di daerah hutan yang masih belum begitu terjamah tangan manusia, sekaligus kita dapat merasakan kisah sejarah Joko Tingkir yang bergelar raja Hadi Wijaya yang merupakan pendiri sekaligus raja pertama kerajaan Pajang. Setiap awal tahun kita juga dapat menikmati kebudayaan Solo yang masih terjaga yaitu Larung Getek Joko Tingkir.

Wisatawan tidak dipungut biaya untuk menyaksikan tradisi ini. Akses transportasinya pun sangat mudah. Dan wisata ini juga tidak jauh dari wisata lain yaitu taman satwa Taru Jurug.
Welcome to Solo kota budaya

Misteri Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul

Di suatu masa, hiduplah seorang Putri Cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, Ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti Matahari yang Indah. Dewi Srengenge adalah Anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun Sang Raja mempunyai Seorang Putri yang Cantik, Ia selalu bersedih dan berharap ingin  mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan Putra dari 
perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang Raja.
Dewi Mutiara ingin agar kelak Putranya itu menjadi Raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap Raja, dan meminta agar Sang Raja menyuruh Putrinya pergi dari Istana. Sudah tentu Raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada Putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis dan sampai Raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Selasa, 24 Mei 2011

Sarana alam untuk mengatasi Pelet :

1. dari unsur batu-batuan :

- Batu Crystal Quartz ( kinyang air ),

ini untuk cincin atau kalung.
sebab alasan, batu ini sangat menyukai untuk menyerap energy negatif
juga berfungsi untuk grounding ke bumi, sebagaimana kita ketahui,
orang yg selalu dekat ke bumi diyakini tak akan bisa kena gangguan sihir...
dan pelet ialah diantara bagian dari ilmu sihir/guna-guna

- Batu Sulaiman Mata,
ini juga terkenal di Sumatera barat,
sebagai pegangan untuk menyelamatkan diri dari gangguan gaib,
juga karena diyakini guratan berbentuk lingkaran yg semakin jelas
akan membuat kekuatan batu itu semakin kuat untuk mengatasi gangguan gai
b.

- Batu Galih Kelor,
ini juga jamak diyakini kalangan praktisi gaib,
untuk menghancurkan/menetralir pengaruh guna-guna yg dibikin orang.


- Batu akik Darah,
ini diyakini untuk menguatkan syaraf dan darah
sehingga diri kita akan kuat dalam menerima pengaruh guna-guna yg dibuat orang

- Batu mustika apa saja,
ialah sama berfungsi sebagai proteksi
bahkan mampu untuk menyeleraskan kembali ketidakseimbangan pada jiwa kita,
akibat pengaruh guna-guna

- Batu Akik Yaman,
dan inilah yg terkuat dari kalangan perbatuan
yg mampu mengatasi gangguan jin dan guna-guna tingkat tinggi,
sebagian ahli hikmah menyatakan, karena batu ini ialah padanan dari ilmu jaljalut.
dan jaljalut sangat keras dalam memerangi sihir.

Segitiga Bermuda


Segitiga Bermuda (bahasa Inggris: Bermuda Triangle), kadang-kadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.

Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa

Mencari Jejak Tuyul

Sebelumnya saya mengira tuyul hanyalah dongeng seperti halnya Peter Pan dari negeri seberang. Alasannya sederhana, saya belum pernah melihat tuyul dan keberadaannya sama tak masuk akal seperti halnya Peter Pan yang bisa terbang dan tak pernah dewasa. Selain itu, banyaknya versi di televisi tentang tuyul, ada yang baik ada yang jahat, ada yang mencuri, ada yang hanya ingin bersenang-senang dengan anak sebayanya, dan sebagainya, membuat keberadaan tuyul sebagai makhluk nyata makin tak berarti dalam logika saya. Mana ada anak kecil (yang bahkan masih perlu menyusui pada induk semangnya/tuannya atau istri tuannya) bisa mencuri uang dengan amat sangat lihai tanpa diketahui si pemilik? Mana ada anak kecil tega menghabisi nyawa induknya padahal dia masih butuh menyusui? Menurut logika saya saat itu, tuyul mirip Peter Pan. Bedanya, Peter Pan terarsipkan dengan baik sehingga kita dapat melacak siapa penulis asli dongeng itu sedangkan sebagai bangsa yang tak terlalu peduli dengan catatan, kita melupakan siapa penulis dongeng tuyul versi pertama. Ini bukan hal yang mengherankan bagi saya. Buktinya dewasa ini di mana berita dapat menyebar antar benua dalam hitungan sepersekian detik, kita telah kecolongan batik sebagai budaya nenek moyang kita dan nyaris kehilangan reog Ponorogo sebagai warisan budaya Jawa Timuran.

Senin, 23 Mei 2011

Membaca Garis Tangan

Membaca Garis Tangan Secara Lengkap
Coba perhatikan setiap garisan pada tapak tangan orang dan bandingkan dengan garisan yang dinomorkan seperti di atas… Setiap garisan mempunyai maksud yang tertentu. Tapi jangan la panik, bukan semua garis yang dinyatakan itu terdapat pada tapak tangan orang.. And of course la bentuknya juga berbeda-beda.. Ada yang kurang jelas, putus-putus dan sebagainya.

1. Garis Kehidupan
Garis nomor 1 ini adalah berkaitan dengan kehidupan anda. Semakin panjang dan terang garisnya, semakin baik maksudnya. Dikatakan seseorang itu akan panjang jangka hidup nya jika mempunyai garis yang sedemikian lebih-lebih lagi jika garisnya mencecah hingga ke ujung .

2. Garis kecerdasan
Garis bertanda nombor 2 ini bersangkutan dengan tahap pemikiran dan upaya anda untuk bersaing ke peringkat tinggi. Misalnya seorang pelajar, jika ia jelas, terang dan lurus, ia memperlihatkan bahawa kamu seorang yang bekerja keras untuk berjaya dalam pelajaran dan kamu berupaya untuk belajar dengan lebih gigih.. Bagi kamu, setiap kejayaan perlu disertakan dengan usaha yang gigih. Tidak lah heran jika orang yang mempunyai garis ini mampu menjejakkan kaki ke me nara gading tanpa ada masalah.

FENOMENA MISTIS KERAJAAN GAIB NEGERI PALOH

Kerajaan alam gaib bernama Negeri Paloh itu sungguh-sungguh ada dalam kenyataan sebenarnya. Sistem pemerintahannya berbentuk kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja bernama Pangeran Sandi. Keberadaan kerajaan gaib ini kerap memunculkan fenomena mistis....

Selain panoramanya yang indah, kawasan perbatasan antara Kalimantan Barat dan Malaysia juga menyimpan kekuatan gaib yang cukup besar. Peristiwa-peristiwa aneh sering terjadi di beberapa tempat. Mulai dari munculnya sebuah kota di tengah belantara, kemudian hilangnya sebuah pesawat berikut awaknya, sampai pada penculikan beberapa orang penduduk.

Wangi Aroma Mistis Alas Ketonggo Ngawi

- Sabtu, Desember 25, 2010 -
Bagi siapa pun yang gemar akan wisata spiritual pasti sudah pernah mendengar nama Alas Ketonggo atau ada sebagian orang yang menyebutnya dengan Alas Srigati. Kawasan hutan yang memiliki pemandangan cukup indah dan rindang ini ternyata menyimpang sejuta misteri penuh nuasa mistis.
Alas Ketonggo, adalah hutan dengan luas 4.846 meter persegi, yang berada Lereng Gunung Lawu tepatnya di Desa Babadan, Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, dengan waktu tempuh sekitar satu jam dari Pusat Kota Keripik ini kearah selatan.

Dalam hutan yang mayoritas ditumbuhi tanaman jati ini memiliki sepuluh tempat pertapan. Diantaranya Palenggahan-Agung-Srigati, Pertapaan-Dewi-Tunjung-Sekar, Sendang-Derajad, Sendang-Mintowiji, Goa Sidodadi Bagus, Pundhen Watu Dakon, Pundhen Tugu Mas, Umbul Jambe, Punden Siti Hinggil, Sendang Panguripan, Kori Gapit, dan Pesanggrahan Soekarno.

Minggu, 22 Mei 2011

Roro Mendut, pelopor wanita perokok


Kali ini aku akan menceritakan tentang wanita perokok diantara berbagai tulisan yang mendiskreditkan wanita perokok yang terlihat selama ini, dimana sering dikatakan wanita perokok itu seram, murahan, nakal, tidak berotak dan sejenisnya. Tapi tahukah anda bahwa ada sebuah kisah sejarah yang menceritakan bahwa wanita perokok di nusantara itu bukan terjadi baru baru ini saja.

Adapun Roro Mendut, seorang wanita cantik yang hidup pada masa lalu di kerajaan Mataram pada era Sultan Agung berkuasa (sekitar abad 17). Roro Mendut diasuh oleh Adipati Pati (dulu namanya Pesantenan dan sekarang terkenal sebagai penghasil santan yang terkenal dan juga penghasil dawet, minuman khas Jawa yang menggunakan cendol dan santan).

Pati sendiri adalah sebuah kadipaten kecil yang belum ditaklukan oleh Mataram. Sultan Agung ketika menjabat raja Mataram, juga hendak menguasai kerajaan-kerajaan kecil yang masih bertebaran di pulau Jawa, termasuk mencaplok Pati sebagai salah satu kerajaan kecil di pesisir utara.

Politik yang dijalankan oleh Sultan Agung, jika tak perlu berperang, kenapa harus perang. Maka dijalankanlah usaha persaudaraan dengan perkawinan. Diutuslah Tumenggung Wiraguna untuk menaklukkan Pati.

DOA SULAIMAN



Assalammualaikum WMT dan salam hormat,

Seperti yang telah saya janjikan kursus yang lepas, saya akan meletakkan doa Sulaiman di dalam blog.  
AlhamduLILLAH, hari ini telah mendapat izin dari ALLAH

Seperti yang telah saya nyatakan pada hari kursus yang lepas, gunakan kunci sebelum masuk rumah.

Kuncinya telah saya beri, di sini saya letakkan rumahnya. InsyaALLAH, mudah-mudahan mendapat berkah dari ALLAH.
(dipetik dari laman Darussyifa.org)

Terjemahan: Ya ALLAH, masukkan kami dalam kawalan lingkungan Nabi Sulaiman, dan Nabi Sulaiman telah memiliki daripada timur dan barat dengan kebolehan anugerah ALLAH, sifat, perbuatan-perbuatan dan juga kekuatannya. Selamat sejahterakanlah kami wahai tuhan Jibrail, Mikail, Israfil dan Izrail. Telah menguasai Nabi Sulaiman dari timur dan barat, jin, manusia, angin dan awan berserta keselamatan yang banyak. Maha suci ALLAH taala yang maha mulia kemuliaan, dan kesempurnaanNya, ketahuilah oleh kamu wahai iblis, wahai iblis, wahai iblis, Syaitan-syaitan tinggal dalam kegelapan. Wahai Tuhan kami, terimalah daripada kami doa Nabi Sulaiman, dan telah berselawat ALLAH ke atas Nabi Sulaiman, juga ke atas para nabi dengan rahmatMu ya ALLAH yang amat mengasihani daripada segala-galanya.

WALLAHUALAM.

Wassalam

Gunung Lawu, Misteri Alam Babad Tanah Jawa

Monday, 30. March 2009, 10:54


Nama asli Gunung Lawu adalah Wukir Mahendra. Menurut legenda, Gunung Lawu merupakan kerajaan pertama di pulau Jawa yang dipimpin oleh raja yang dikirim dari Khayangan karena terpana melihat keindahan alam diseputar Gunung Lawu. Sejak jaman Prabu Brawijaya V, raja Majapahit pada abad ke 15 hingga kerajaan Mataram II banyak upacara spiritual diselenggarakan di Gunung Lawu. Hingga saat ini Gunung Lawu masih mempunyai ikatan yang erat dengan Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta terutama pada bulan Suro. Saat itu, para kerabat Keraton sering berziarah ke tempat-tempat keramat di puncak Gunung Lawu.

Terdapat padang rumput pegunungan banjaran Festuca nubigena yang mengelilingi sebuah danau gunung di kawah tua menjelang Pos terakhir menuju puncak pada ketinggian 3.200 m dpl yang biasanya kering di musim kemarau. Konon pendaki yang mandi berendam di tempat ini, segala keinginannya dapat terkabul. Namun sebaiknya jangan coba-coba untuk mandi di puncak gunung karena airnya sangat dingin. Rumput yang tumbuh di dasar telaga ini berwarna kuning sehingga airnya kelihatan kuning. Telaga ini diapit oleh puncak Hargo Dumilah dengan puncak lainnya. Luas dasar telaga Kuning ini sekitar 4 Ha.

Di sana ada sebuah mata air yang disebut Sendang Drajad, sumber air ini berupa sumur dengan garis tengah 2 meter dan memiliki kedalaman 2 meter. Meskipun berada di puncak gunung sumur ini airnya tidak pernah habis atau kering walaupun diambil terus menerus.

Juga ada sebuah gua yang disebut Sumur Jolotundo menjelang puncak, gua ini gelap dan sangat curam turun ke bawah kurang lebih sedalam 5 meter. Gua ini dikeramatkan oleh masyarakat dan sering dipakai untuk bertapa.

Terdapat sebuah bangunan di sekitar puncak ArgoDumilah yang disebut Hargo Dalem yang banyak disinggahi para peziarah. Di sekitar Hargo Dalem ini banyak terdapat bangunan dari seng yang dapat digunakan untuk bermalam dan berlindung dari hujan dan angin. Terdapat warung makanan dan minuman yang sangat membantu bagi pendaki dan pejiarah yang kelelahan, lapar, dan kedinginan. Inilah keunikan Gunung Lawu dengan ketinggian 3.265 mdpl, terdapat warung di dekat puncaknya.

Pasar Diyeng atau Pasar Setan, berupa prasasti batu yang berblok-blok, pasar ini hanya dapat dilihat secara gaib. Pasar Diyeng akan memberikan berkah bagi para pejiarah yang percaya. Bila berada ditempat ini kemudian secara tiba-tiba kita mendengar suara "mau beli apa dik?" maka segeralah membuang uang terserah dalam jumlah berapapun, lalu petiklah daun atau rumput seolah-olah kita berbelanja. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, kita akan memperoleh kembalian uang dalam jumlah yang sangat banyak. Pasar Diyeng/Pasar Setan ini terletak di dekat Hargo Dalem.

Pawom Sewu terletak di dekat pos 5 Jalur Cemoro Sewu. Tempat ini berbentuk tatanan/susunan batu yang menyerupai candi. Dulunya digunakan bertapa para abdi Raja Parabu Brawijaya V.

Puncak ArgoDumilah pada saat tertutup awan sangat indah, kita menyaksikan beberapa puncak lainnya seperti pulau - pulau kecil yang dibatasi oleh lautan awan, kita merasa berada di atas awan-awan seperti di kahyangan. Bila udara bersih tanpa awan kita bisa melihat Samudera Indonesia. kita dapat melihat pantulan matahari di Samudera Indonesia, deburan dan riak ombak Laut Selatan sepertinya sangat dekat. Sangat jelas terlihat kota Wonogiri juga kota-kota di Jawa Timur. Tampak waduk Gajah mungkur juga telaga Sarangan.


MISTERI GUNUNG LAWU

Gunung Lawu bersosok angker dan menyimpan misteri dengan tiga puncak utamanya : Harga Dalem, Harga Dumilah dan Harga Dumiling yang dimitoskan sebagai tempat sakral di Tanah Jawa. Harga Dalem diyakini masyarakat setempat sebagai tempat pamoksan Prabu Bhrawijaya Pamungkas, Harga Dumiling diyakini sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon, dan Harga Dumilah merupakan tempat yang penuh misteri yang sering dipergunakan sebagai ajang menjadi kemampuan olah batin dan meditasi.

Konon kabarnya gunung Lawu merupakan pusat kegiatan spiritual di Tanah Jawa dan ada hubungan dekat dengan tradisi dan budaya keraton, semisal upacara labuhan setiap bulan Sura (muharam) yang dilakukan oleh Keraton Yogyakarta. Dari visi folklore, ada kisah mitologi setempat yang menarik dan menyakinkan siapa sebenarnya penguasa gunung Lawu dan mengapa tempat itu begitu berwibawa dan berkesan angker bagi penduduk setempat atau siapa saja yang bermaksud tetirah dan mesanggarah.

Butuh Uang Cepat??Ilmu Gendam Uang Solusinya!! (khusus muslim)!!

Merubah lembaran kertas biasa menjadi uang Tunai,dalam 3,5 jam. max. 40 lembar kertas per hari di pancing dengan uang asli Rp.10rb/Rp.20ribu/Rp.50ribu, potongan kertas akan berubah jadi UANG dan tidak akan pernah kembali menjadi kertas kembali,langsung bisa dipakai belanja,mhn digunakan sebaik mungkin!!.

Gendam Uang,tanpa Puasa,Tumbal,jimat,etc,yang dapat menyesatkan anda.
AMAN&TERPERCAYA!! 

Ilmu ini bukan trik,tipuan,arisan konyol,gaet member,sumbangan dan antek-anteknya!!Tanpa unsur Syirik,semua tata cara dan do'a berdasar Asma'ul Husna milik Allah SWT.

Jika anda berhasil,jangan lupa sedekahkan min.2,5 % hasil ke yatim piatu/pengemis/panti asuhan/masjid terdekat di tempat anda!!
Minat??serius!!
Krm mahar Rp.165ribu via wesel
ke : Dirga Herdianta,
Jl.Jambu 74a tambaksari Surabaya 60136 jawa timur
atau via transfer
Bank BCA no.rek.7900273350 a/n.dirga herdianta
Konfirm transfer via sms ke : 08993662448

Disertai nama dan alamat lengkap anda,
plus tanggal lahir anda
atau
kirim bukti transfer asli ke alamat di atas (sertakan 2 angka tahun kelahiran anda misal (165056).
Mohon maaf,kesempatan ini terbatas,mengingat ilmu ini tidak untuk di salah gunakan buat Money politics,judi,suap,etc.
Tunggu apalagi,Buang jauh-jauh kemiskinan,raih kebebasan finansial yang sesungguhnya!!salam SUKSES!!!

Sabtu, 21 Mei 2011

KAYU TELOGOSARI, TLOGOSARI, KESUKAAN NYI RORO KIDUL

KAYU TELOGOSARI, TELOGO SARI, TLOGOSARI
                               
KAYU TELOGO SARI  sering dipergunakan sebagai media dalam acara ritual khusus dan
untuk berkomunikasi dengan kanjeng ratu pantai selatan atau sering dikenal dengan NYI RORO KIDUL. Konon dipercaya bahwa Sang Ratu sangat menyukai kayu ini dan bersedia mengabulkan semua permintaan pemilik kayu ini asal kayu ini nantinya diberikan kepada Nyi Ratu. Cocok untuk pejabat dan pengusaha.pendek cerita,banyak sudah yang menikmati hasilnya

Rahasia Surat Al-ikhlas

Surat Al-Ikhlash dan Keutamaannya

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ‏
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ. اللَّهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ. وَلَمْ يَكُنْ لَّهُ كفُواً أَحَدٌ

Bismillâhir Rahmânir Rahîm

Qul huwallâhu ahad. Allâhushshamad. Lam yalid wa lam yûlad. Walam yakun lahu kufuwan ahad

Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".

Keutamaan surat Al-Ikhlash

1. Rasulullah SAW bersabda: ...

”Barangsiapa yang membaca surat Al-Ikhlash tiga kali,  ia seperti membaca seluruh Al-Qur’an.”  (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 702). 

2. Rasulullah SAW bersabda: 

“Barangsiapa yang melewati kuburan dan membaca surat Al-Ikhlash sebelas kali, kemudian ia menghadiahkan pahalanya kepada penghuni kubur, Allah SWT memberikan pahala padanya sejumlah penghuni kubur.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 702)
.
3.Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata: 
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Ikhlash sebelas kali sesudah shalat Subuh, maka pada hari itu ia tidak akan ditakutkan oleh dosa walaupun setan berusaha keras untuk menggodanya.” (Mafatihul Jinan: 77).

4.Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata: 

“Aku mimpi melihat Hidhir (as) pada malam besoknya perang Badar. Aku berkata padanya: ajarkan padaku sesuatu yang dapat menolongku dari musuh-musuhku. Hidhir (as) berkata: bacalah: Yâ Huwa yâ Man lâ huwa illâ Huwa. Pagi harinya aku ceritakan kepada Rasulullah SAW. Kemudian beliau bersabda: “Wahai Ali, engkau telah mengetahui Ismul A’zham (nama Allah yang paling agung).”
Kemudian Ismul A’zham itu mengalir di lisanku pada hari perang Badar. Perawi hadis ini mengatakan:  Imam Ali (sa) membaca surat Al-Ikhlash kemudian membaca:

يَا هُوَ يَا مَنْ لاَ هُوَ اِلاَّ هُوَ، اِغْفِرْلِي وَانْصُرْنِي عَلَى الْكَافِرِيْنَ

Yâ Huwa yâ Man lâ huwa illâ Huwa, ighfirlî wanshurnî ‘alal kâfirîn.
Wahai Dia yang tiada dia kecuali Dia, ampuni aku dan tolonglah aku menghadapi orang-orang kafir. (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 700)

5. Imam Ja`far Ash-Shadiq (sa) berkata: 

ni d“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan tinggalkan membaca surat Al-Ikhlash sesudah shalat fardhu, karena orang yang membacanya Allah akan menggabungkan baginya kebaikan dunia dan akhirat, mengampuosanya dan dosa kedua orang tuanya serta dosa anaknya”. (Mafatihul Jinan 478)

6. Imam Musa Al-Kazhim (sa)1) berkata: 

“Sangatlah banyak keutamaan bagi anak kecil jika dibacakan padanya surat Al-Falaq (3 kali), surat An-Nas (3 kali), dan surat Al-Ikhlash (100 kali), jika tidak mampu (50 kali). Jika dengan bacaan itu ia ingin mendapat penjagaan, ia akan terjaga sampai hari wafatnya.” (Mafatihul Jinan:  479)
__________
1) Imam Musa Al-Kazhim (sa) adalah putera Ja’far Ash-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al-Husein bin Fatimah puteri Rasulullah SAW.

Jumat, 20 Mei 2011

Rahasia Kekuatan Surat Ya Sin

Tafsir Al-Qur’an: Rahasia Kekuatan Surat Ya Sin
Surat Ya Sin yang oleh Rasulullah SAW disebut sebagai jantung Al-Qur’an merupakan surat Al-Qur’an yang paling sering dibaca oleh umat Islam. Ada tradisi umat Islam membaca Surat Ya Sin pada malam dan hari Jumat. Surat ini juga selalu dibaca untuk orang yang sedang sekarat atau akan meninggal dan orang yang sudah meninggal dunia (tahlil). Sudah banyak bukti bahwa ada orang yang susah meninggal sewaktu sekarat atau akan meninggal, sehingga tersiksa, karena berada dalam kondisi antara meninggal dan belum, tetapi kemudian meninggal dengan mudah setelah dibacakan Surat Ya Sin.

Surat ini juga sering dibaca untuk keperluan tertentu, seperti untuk penyembuhan dan penyakit, untuk menemukan barang yang hilang dicuri orang, untuk memperlancar urusan-urusan pekerjaan, bisnis, studi, dan masalah apapun yang sedang dihadapi. Semua itu membuktikan kekuatan Surat Ya Sin.

Tetapi ada baiknya juga kita mengerti isi surat ini agar kita mendapat petunjuk darinya. Untuk keperluan inilah tafsir Surat Ya Sin ini ditulis. Sudah banyak tafsir Surat Ya Sin ditulis, tetapi tafsir Surat Ya Sin ini memiliki kelebihan dibanding dengan yang lain, yaitu bahasanya sederhana dan lancar, sehingga mudah dipahami oleh siapapun yang membacanya. Kemudian penulis buku ini sudah mempraktekkan membaca Surat Ya Sin setiap malam Jumat selama bertahun-tahun, sehingga sudah merasakan kekuatannya.
This entry was posted in Tasawuf and tagged al-Qur'an, jantung, jum'at, Yasin. Bookmark the permalink.

by :srntanu jati

MENGUNGKP SAIAPA SEBENARNYA IBU RATU KIDUL : MANUSIA ATAU SILUMAN?

Kalau kita mendengar ratu kidul langsung terbayang hal-hal mistis, merinding badan kita, musrik dan tidak masuk akal. Sebelum saya cerita siapa sebenarnya beliau perlu diketahui dulu bahwa Manusia adalah makhluk yang diciptakan Allah SWT paling mulia dan tinggi derajatnya dibanding makhluk-makhluk ciptaan ALLAH lain sekalipun malaikat

Siapa Ibu Ratu Kidul? Kita kembali ke pada jaman dulu (jaman Hindu/Nabi Sis AS) tepatnya jaman Aji Saka, Aji Sakti dan Aji Putih. Ketiganya adalah kembar dan putra dari Raja Sungging Perbangkala dengan Ibu Ratu Dewi Arumba kerajaan dari India dekat Sungai Yamuna. Setelah meningkat dewasa ketiganya mempunyai kesaktian dan kepandaian yang setara sehingga membuat Raja melakukan sayembara kepada ketiganya untuk memperebutkan pusaka Kembang Cangkok Wijaya Kusuma yang selalu diikuti oleh pusaka Cakra Bijaksana dan Tiwi Krama. Siapa yang mendapatkan pusaka itu akan ditunjuk menjadi Raja. Oleh Patih Kerajaan, Patih Abiyasa yang sakti pusaka kembang cangkok wijaya kusuma dilempar jauh-jauh. Akhirnya ketiga putra raja mengejar pusaka itu dengan kesaktian mereka masing-masing.

Sampailah pada satu masa dan tempat dimana pusaka uitu ternyata jatuhnya di sekitar Nusantara tepatnya di pulau Jawa. Setelah berbulan-bulan mengejar akhirnya mereka tiba di pulau Jawa.
Singkat cerita seiring dengan waktu, ternyata yang menemukan pusaka itu adalah Aji Putih (bungsu). Dengan sikap yang elegan dan tenang disampaikanlah penenemuannya kepada Aji Sakti (tengah) dan dikatakan oleh Aji Sakti bahwa ini adalah kehendak Sang Hyang Wenang (Tuhan bahasa sekarangnya). Tiba-tiba datanglah Aji Saka (sulung) dengan nafsunya dan cenderung iri merebut pusaka itu dari Aji Putih tetapi ditahan oleh Aji Sakti sehingga tetap dipegang oleh Aji Putih. Pada saat itu Aji Putih mengatakan kalau memang kakak sulungnya memang menginginkan pusaka akan diberikan. Aji Saka mengatakan itu memang hak dia sebagai kakak tertua tetapi ditolak ole Aji Sakti dengan mengatakan sesuai dengan pesan dan janji dari ayahanda bahwa yang menemukan pusaka akan dijadikan raja maka Aji Putihlah yang berhak menjadi Raja.
Aji Saka terus beragumen dan tetap menginginkan pusaka tetapi selalu dibantah oleh Aji Sakti sehingga terjadilah perang mulut dan perang fisik diantara keduanya sementara Aji Putih tetap pasrah dan ikhlas. Disini ditunjuukkan bahwa pasrah dan ikhlas yang tawadu pasti menuai hasil yang baik.

Mantra pemanggil uang

Di bawah ini saya tampilkan amalan untuk mengundang uang dan kekayaan, semoga bermanfaat bagi pengunjung yg ingin mengamalannya.  Amalan ini di puasai selama 7 hari mutih mantra dan doa tadi di baca menjelang berbuka puasa menjelang maghrib . insya alloh dengan izin bagi siapa saja yang memngamalkan doa dan mantra tersebut akan mempunyai ilmu kaya raya

ALLOHUMMA SHOLLI ALAA NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA BILL GATE dibaca 111 kali. terus di lanjut

Mengundang Kehadiran Malaikat di Rumah Kita

“Dan kepunyaanlah segala yang di langit dan malaikat-malaikat yang di sisinya, mereka tiadalah merasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) mereka letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (Al-Anbiya’ : 19-20)

 
Salah satu rukun iman yang menjadi dasar keberimanan kita pada yang ghaib adalah keimanan kita akan adanya makhluk Allah yang bernama malaikat. Keimanan kita kepada Allah tidak akan dinyatakan lengkap tanpa disertai keimanan kita kepada para malaikat Allah. Mereka Allah ciptakan sebagai hamba-hamba Allah pilihan yang tidak pernah menyalahi aturan yang telah Allah perintahkan mereka akan senantiasa melakukan apa yang Allah perintahkan tanpa reserve. Mereka senantiasa tekun beribadah kepada Allah, “Dan kepunyaanlah segala yang di langit dan malaikat-malaikat yang di sisinya, mereka tiadalah merasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) mereka letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (Al-Anbiya’ : 19-20)

LAKU SENOPATI ING ALAGA

Setelah bersemedi di tengah samudera pantai Parangritis memohon kepada Gusti Allah agar dirinya diizinkan untuk menjadi raja di tanah jawa, Senopati lalu berjalan di atas air menuju darat, jalannya bagaikan berjalan diatas tanah saja hebatnya selama bersemedi ditengah samudera badannya tidak basah walau diterjang ombak berkali-kali. Begitu dekat dengan bibir pantai alangkah terkejutnya dia melihat Sunan Kalijaga berdiri disana. Dia lalu bersujud dan memohon ampun karena telah berani menyombongkan diri dengan ilmunya itu.

Api Watu Sema





Minggu, 8 Nopember 2009





Pukul 04.30, pagi yang sangat sesak. Bau menyengat karbon sungguh mengganggu. Kami sempatkan momen cahaya merah dari Timur itu dan mengabadikannya. Pukul 05.30 kami sarapan. Sekedar roti dan susu coklat cukup untuk kebutuhan kalori hari ini.

Paling tidak sampai siang nanti, setibanya kami di desa. Kami bersiap kembali ke peradaban. Asap ini tidak menyenangkan. Kami harus segera turun.

Pukul 06.33 Syukron dan Andika mengambil air di sungai. Hendra, Eko, Ulum dan Aan tidur lagi. Padahal baru saja bangun 2 jam yang lalu, malah tidur lagi. Terdengar kicauan burung dimana-mana. Tuhan sedang mereklamasi tempat ini. Akan segera berganti dengan pohon yang lebih hijau dan kuat. Sebatang pangkal pohon masih terbakar, memberikan kehangatan di pagi ini. Semua tampak lebih hijau bila mata terpejam. Pukul 06.44, mereka yang mengambil air telah kembali. Syukron mengeluh kelelahan. Alih-alih mengambil air, ternyata dia mencari maskernya yang hilang.

07.15, kembali ke peradaban. Perjalanan terasa singkat sekali. Jalur pulang melewati sisi sebelah Timur bukit. Ada sebuah batu besar disana. Batu ini yang dinamakan Watu Semar. Kami sempatkan mengambil gambar disitu. Dibawah kami penuh abu pohon terbakar. Jalan amat begitu berdebu.

Pukul 08.20, kami tiba di wisata air terjun Dlundung. Seperti biasanya akhir pecan, begitu banyak orang disana. Kami beralih ke aliran anakan air terjun kembar. Ternyata sama saja. Kami bersih-bersih sh.eadanya. Hingga kini pukul 09.05 kami diwarung, menikmati kopi hangat. Rasanya udara lebih segar di bawa
 

MISTERI DI CANDI CETHO DAN PENATARAN


Masih soal misteri piramida di Jawa Barat, dibawah ini Pak Awang H Satyana berkisah tentang candi-candi di Jawa Barat.

Menurut Pak Awang usaha Pak Agung, Pak Timmy dkk-nya dari Yayasan Turangga Seta yang sedang mencari bukti bahwa Indonesia (Jawa) pada masa lalu pernah berkebudayaan sangat tinggi, berkebudayaan Atlantis (Santos, 2005), penakluk bangsa-bangsa seperti Afrika Utara, Timur Tengah dan Amerika (Indian), patut dipuji melihat semangatnya menggali masa lalu. Kini, termasuk menafsirkan bangunan dan relief candi-candi Sukuh, Cetho/Ceto/Ceta dan Penataran sebagai candi-candi yang ditafsirkannya lebih mirip bangunan piramida di Mesir atau piramida suku Maya di Amerika Tengah, daripada candi-candi Jawa, sekaligus relief2 yang menggambarkan penaklukan bangsa Timur Tengah dan Indian oleh Jawa.

Kamis, 19 Mei 2011

Wawancara Permadi, SH: Satrio Piningit Akan Muncul

Ramalan kadang diperlukan manusia. Bisa untuk hiburan, sekadar ingin tahu, menguatkan sugesti, atau juga, untuk kepentingan politik--meski kadangkala hasilnya meleset. Salah satu tokoh yang laris ditanya perkara ramal-meramal, dan kadang hasilnya sedikit ampuh, siapa lagi jika bukan Permadi, SH., 56 tahun. Tokoh yang gemar berpakaian serba gelap ini sepertinya tak pernah luput dari incaran pers untuk soal macam begini. "Saya tahu pasti pers akan mendatangi saya bila mau akhir tahun," tuturnya pada suatu kesempatan.

Kendati demikian, sarjana hukum lulusan Universitas Indonesia ini tetap saja mau mengeluarkan jurus-jurus ramalnya. Dan ketika Hani Pudjiarti dan Bina Bektiati dari TEMPO Interaktif datang ke rumahnya yang antik dan penuh dengan kicauan cucakrawa di Kayu Putih, Rawamangun, Jakarta, pada 10 Desember kemarin, Permadi pun bicara nyaris tanpa henti. Ia lalu menyebut tahun 1997 sebagai tahun ketidak-pastian. Apa pasal? Bagaimana ia mendasarkan setiap ramalannya? Berikut petikannya.

Rabu, 18 Mei 2011

Dahsyatnya Gunung Lawu

Gunung Lawu bersosok angker dan menyimpan misteri dengan tiga puncak utamanya : Harga Dalem, Harga Dumilah dan Harga Dumiling yang dimitoskan sebagai tempat sakral di Tanah Jawa. Harga Dalem diyakini masyarakat setempat sebagai tempat pamoksan Prabu Bhrawijaya Pamungkas, Harga Dumiling diyakini sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon, dan Harga Dumilah merupakan tempat yang penuh misteri yang sering dipergunakan sebagai ajang menjadi kemampuan olah batin dan meditasi.

Konon kabarnya gunung Lawu merupakan pusat kegiatan spiritual di Tanah Jawa dan ada hubungan dekat dengan tradisi dan budaya keraton, semisal upacara labuhan setiap bulan Sura (muharam) yang dilakukan oleh Keraton Yogyakarta. Dari visi folklore, ada kisah mitologi setempat yang menarik dan menyakinkan siapa sebenarnya penguasa gunung Lawu dan mengapa tempat itu begitu berwibawa dan berkesan angker bagi penduduk setempat atau siapa saja yang bermaksud tetirah dan mesanggarah.

Mengenal Rajah (Wifiq) Lebih Mendalam

Di dalam dunia ilmu hikmah atau ilmu kebathinan banyak sekali ilmu2 yang dapat kita jumpai, dari ilmu yang ringan sampai ilmu yang kelas berat. salah satunya Ilmu RAJAH, dan ilmu ini sudah ada sejak zaman para nabi hingga sampai sekarang. Dan Tulisan tangan itu disebut RAJAH (wifiq).

RAJAH (wifiq) adalah benda mati yang dibuat sesorang yang mempunyai ilmu hikmah tingkat tinggi, agar  didalam RAJAH  itu mempunyai kekuatan gaib. RAJAH yang ditulis oleh ahli ilmu hikmah biasanya berupa tulisan arab, angka2, gambar, huruf2 tertentu atau simbol2 yang diketahui hanya oleh yang membuatnya. Didalam RAJAH terdapat kode sandi yang sangat banyak sekali kurang lebih sekitar 10.333 kode sandi. Didalam rajah yang dibuat itu biasanya, sudah mengandung kekuatan gaib dan sudah berkhodam.

Trik Penipuan Pertunjukkan Tenaga Dalam


Trik Penipuan Pertunjukkan Tenaga Dalam :
1 Ditonton banyak orang, dan di antara yang nonton ada “anggota”nya
2 Bila ada sukarelawan yang menjadi penyerang biasanya itu “anggota”
3 Bila ada sukarelawan yang bukan “anggota” atau anda sendiri biasanya mereka menawarkan menjadi pihak yang diserang dan mereka akan mentransfer tenaga dalam me…reka jadi seolah2 tetap saja tenaga dalam itu ada.
4 Bila ada lebih dari 1 sukarelawan, biasanya mereka bilang 1 saja atau 2 orang tadi menjadi pihak yg diserang.
5 Menghindari sukarelawan benar yang menjadi pihak penyerang
6 Mengganti metoda pertunjukkan saat sudah terdesak

ILMU MELIHAT GHOIB KEBANYAKAN HANYALAH IMAJINASI

Sering kita mendengar ada orang yang mengaku bisa melihat makhluk gaib dengan melalui penglihatan batin. Mata orang itu bisa terbuka atau terpejam atau tertutup tapi orang itu mengaku bisa melihat wujud makhluk gaib / roh orang mati, sebagai contoh anak kecil dalam film hollywood sixth sense.

Rekan-rekan pembaca, yang disebut manusia dengan “melihat” adalah penafsiran otak manusia atas sinyal-sinyal listrik yang dikirimkan oleh syaraf-syaraf dibelakang mata manusia. Sebelumnya lensa mata manusia menangkap cahaya yang berasal dari matahari atau sumber cahaya lainnya maupun pantulan cahaya dari suatu benda. Nah Cahaya yang masuk kedalam lensa mata ini diubah oleh enzim dan sejenisnya menjadi sinyal-sinyal listrik yang dibawa oleh syaraf menuju otak.

SYEKH SITI JENAR TOKOH SUFI SESAT SEPANJANG SEJARAH DI INDONESIA

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillah, asholatu wassalaamu’ala Rasulillah, wa ‘ala alihi wa ashabihi wa mantabi’ahum bil ikhsan.

“Islam adalah sunnah, sunnah adalah Islam”, demikian al Imam al Barbahari menyampaikan di awal poin-poin kajiannya dalam Syarhussunnah.Jika kita ingin menjadi orang yang baik, orang yang shalih, orang yang dekat dengan Allah, orang yang diridhai Allah, orang yang mencapai derajat ketakwaan tertinggi disisi Allah, semua itu diraih tidak lain dengan jalan orang yang paling bertakwa dan paling dicintai Allah, dialah Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam. Adalah sebuah kenaifan apabila ada seseorang yang mendakwakan diri mampu mengajarkan ajaran yang mendekatkan diri kepada Allah tetapi dengan jalan atau cara yang tidak dituntunkan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam.